Indonesia Negeri Seribu Cerita
Ditulis oleh M Tazky
Indonesia memiliki sejarah yang panjang sebelum mencapai kondisi seperti saat ini. Dahulu Indonesia terdiri dari berbagai kerajaan. Kerajaan yang ada di wilayah Nusantara tersebut terkenal akan hasil rempah-rempah yang bahkan membuat bangsa-bangsa Eropa datang ke wilayah Nusantara. Mereka rela berlayar selama bertahun-tahun demi mendapat sumber rempah-rempah secara langsung dari kerajaan-kerajaan yang ada di Nusantara.
Setelah mereka sampai ke nusantara, para bangsa Eropa ini ternyata tidak datang untuk berdagang saja. Melihat kekayaan nusantara yang sangat melimpah, timbul di hati para bangsa Eropa ini untuk memiliki. Timbulah niatan mereka untuk mulai memonopoli rempah-rempah yang ada di Nusantara. Selain itu mereka mulai memiliki keinginan untuk menguasai seluruh nusantara. Dimulai dari bangsa Spanyol dan Portugis, lalu bangsa Belanda datang ke Nusantara.
Bangsa Belanda merupakan bangsa asing yang paling lama menguasai nusantara. Selama 350 tahun bangsa Belanda menguasai Nusantara. Mereka menjajah dan menyiksa rakyat. Rakyat harus melakukan kerja rodi, bahkan tanpa diupah. Oleh sebab itu, para pemuda mulai melakukan pergerakan dengan membentuk berbagai organisasi kedaerahan. Pada tanggal 28 Oktober 1928, organisasi-organisasi yang ada di Nusantara tersebut berkumpul. Mereka berkumpul untuk merumuskan bagaimana kondisi bangsa kedepannya. Akhirnya mereka bersepakat untuk bersatu, satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa, yakni Indonesia.
Hal tersebut merupakan awal dari dimulainya pergerakan untuk melepaskan Indonesia dari cengkraman bangsa Belanda. Sampai pada akhirnya, pada tanggal 17 Agustus 1945, akhirnya Indonesia bisa meraih kemerdekaan, lepas dari penjajahan bangsa lain. Indonesia pada akhirnya telah memiliki kedaulatannya sendiri sebagai sebuah bangsa yang utuh.
(Paragraf Narasi)
Indonesia memiliki banyak sumber kekayaan, baik kekayaan alam maupun kekayaan kebudayaan. Kekayaan alam yang dimiliki Indonesia sangat beragam, baik kekayaan hayati yang terbarukan sampai kekayaan tambang dan mineral. Indonesia merupakan hutan hujan tropis terbesar ketiga di dunia. Di dalamnya terdapat ribuan species hewan dan tumbuhan yang kaya akan ragamnya. Terdapat beberapa jenis tanaman anggrek langka yang hanya ada di Indonesia. Terdapat juga beberapa hewan langka yang terancam punah yang hanya ada di Indonesia seperti harimau sumatera, badak bercula satu, dan juga komodo.
Kekayaan kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia pun tak kalah beragam. Indonesia memiliki 1340 suku dengan berbagai adat istiadatnya. Terdapat 652 bahasa daerah yang digunakan oleh masyarakat. Indonesia juga terdiri dari berbagai macam etnis dan ras. Mulai dari etnis Arab, Cina, India dan masih banyak lagi. Hal tersebut dapat menjadi acuan betapa kaya dan ragamnya budaya yang ada di Indonesia.
(Paragraf Deskripsi)
Namun kekayaan Indonesia yang sedemikian beragam tersebut dapat mudah dirusak dan diambil alih oleh pihak lain. Seperti halnya kebakaran hutan yang telah terjadi selama kurun waktu empat bulan terakhir di wilayah Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatra. Peristiwa tersebut disebabkan oleh keinginan para pengusaha kelapa sawit untuk membuka lahan tanpa harus melakukan banyak hal. Pada akhirnya pihak kepolisian bisa meringkus pengusaha-pengusaha nakal tersebut.
Selain itu, pada Rabu, 13 November 2019, terjadi aksi terorisme yang dilakukan di Kantor Polrestabes Medan. Pelaku menggunakan atribut ojek online untuk mengelabui petugas. Sesaat setelah sampai di dalam kantor, pelaku langsung melakukan bom bunuh diri. Dua orang tercatat tewas dalam aksi ini.
(Paragraf Eksposisi)
Dengan melihat berbagai kejadian yang ada saat ini. Banyak pihak yang ingin kedamaian dan ketentraman di tanah air hilang. Kejadian-kejadian seperti aksi terorisme, perusakan-perusakan alam, kerusuhan-kerusuhan antar suku, dan konflik beragama merupakan masalah yang dihadapi oleh bangsa saat ini. Penjajahan yang berupa fisik yang dilakukan oleh bangsa penjajah pada masa lalu kini berganti menjadi penjajahan moral dan pikiran.
Maka dari itu, untuk menjaga keutuhan bangsa, sebagai bangsa Indonesia kita harus selalu menjaga kedamaian dan kerukunan. Kita harus menyingkirkan ego dan berbagai kepentingan pribadi dan golongan dan mengutamakan kepentingan bangsa dan tanah air. Kita harus sadar bahwa perlu 350 tahun bagi bangsa ini untuk merdeka. Kita harus menjaga kemerdekaan ini karena untuk mencapainya perlu waktu dan tenaga yang tidak sedikit.
(Paragraf Argumentasi)
Marilah kita jaga kerukunan antar suku, ras, dan agama. Mari kita jaga keberagaman hayati dan hewani yang ada di tanah air. Marilah kita jaga keutuhan lingkungan yang asri dan hijau ini. Semua hal itu tak lain demi terjaganya keutuhan bangsa Indonesia.
(Paragraf Persuasif)
Komentar
Posting Komentar